MAHLUK LEGENDA
A.
Amarok dapat terhubung ke berbagai layanan Web dan dapat mengakses musik secara langsung dan sangat potensial memperluas jumlah lagu. Berkat API yang kuat, menambahkan layanan tambahan dapat dilakukan dengan cara yang mudah[3] Seperti layanan dari Last.fm yang terintegrasi dengan Amarok sehingga mendengarkan streaming Last.fm melalui Internet dapat dilakukan di sini[2]. Informasi mengenai track-track yang dimainkan dapat dikirim ke Last.fm, yang memungkinkan untuk mengakses fitur-fitur Last.fm yang kaya, seperti statistik, chart, dan lain-lain[2]. Tampilan Amarok yang cantik dengan efek visual di setiap bagiannya, cover album, visualisasi, On-Screen-Display transparan, dan context browser dengan skin yang
Apis termasuk dalam jejeran nama-nama hewan yang penting pada waktu mesir kuno.[1][2] Lembu ini dilahirkan dari pancaran cahaya yang mengalir dari Bulan.[1] Kelahirannya merupakan suatu masa di mana orang-orang Mesir bersukacita. Masa kematiannya terjadi setelah 25 tahun, Apis dikorbankan dan dibakar dalam suatu pertunjukkan yang besar.[1]
Dalam masa itu, orang-orang Mesir akan bersedih dan akan mencukur kepalanya.[1] Masa kedukaan tersebut akan berlanjut sampai muncul Apis yang baru.[1] Lembu jantan tersebut mempunyai tanda yang menunjukkan bahwa ia merupakan benar-benar Apis.[1] Tanda itu berupa segitiga berwarna putih di bagian kepala, ada bentuk rajawali pada punggungnya, dan ada semacam benjolan pada lidahnya.[1] Apis juga berwarna gelap.[1]
Apis juga sering diidentikkan dengan kesuburan dan suatu regenerasi atau pembaruan.[2] Hal ini dikarenakan Apis mempunyai hubungan dengan dewa kebangkitan dan juga dewa kelahiran.[2] Para dewa ini mengejawantahkan dirinya dan juga kuasanya kepada Apis.[2]
Argus Panoptes
Hera menyuruh Argus untuk mengawasi Io, yang telah diubah menjadi sapi oleh Zeus.
Hera ingin menjauhkan Io dari Zeus. Dengan seratus matanya, Zeus tak
akan bisa mengambil Io tanpa sepengetahuan Argus. Bahkan ketika
tertidur, beberapa matanya tetap terbuka dan mengawasi Io.Zeus kemudian mengutus putranya, Hermes, untuk membunuh Argus. Hermes menyamar sebagai seorang gembala dan menidurkan Argus dengan permainan musiknya. Hermes lalu membunuh Argus sehingga Io bisa terbebas. Setelah Argus mati, Hera mengambil semua mata Argus dan memasangnya pada ekor burung kesayangannya, merak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar